III.3 Sumber Modal

III.3 Sumber Modal

Home > Membuka Toko > Bab 3 > Sumber Modal

Sumber Modal

Membuka toko sedikit banyaknya memerlukan modal. Seseorang yang tanpa memiliki modal tentu tidak akan dapat membuka usaha apa pun. Usaha yang dicitacitakan tentunya akan menjadi angan-angan belaka. Pernyataan itu tidak selalu mutlak benar. Sekarang tergantung bagaimana seseorang dapat menggali sumber dana yang telah disediakan, tapi belum mengetahui cara memanfaatkannya. Sumber dana ini bisa digunakan baik sebelum memulai atau pada saat toko telah beroperasi. Dan sumber dana itu bisa berasal dari bank, perusahaan, toko agen, arisan atau dari tabungan pribadi.=

  1. Sumber Modal dari Perusahaan

  2. Sumber Modal dari Toko Agen/ Grosir

  3. Menggali Sumber Dana dari Arisan

  4. Sumber Modal dari Tabungan Pribadi

 

Kami adalah

ONE STOP SHOPPING minimarket DISPLAY

Distributor rak minimarket No.1 di Indonesia

  • Kami memasarkan langsung produk-produk dari 5 pabrik rak yang menunjuk kami sebagai distributor resminya
  • AREA PEMASARAN : Seluruh INDONESIA
  • Alamat Kami:
  1. alamat Kantor Pusat  :
    Jl.Mastrip No.25 Kel.Rambutan, Kec.Ciracas, Jakarta Timur, DKI Jakarta
  2. Showroom  :Jalan T. B. Simatupang No. 21 Rt.08/03 kel. Rambutan, Kec. Ciracas, Jakarta Timur 13830
    Posisi seberang terminal kampung rambutan, 100m setelah pom bensin dari perempatan pasar rebo ke arah terminal

 

HARI KERJA :

  • Senin s/d Jum’at, Buka mulai pukul 09.00 s/d 17.00 WIB,
  • Sabtu, Buka mulai pukul 08.00 s/d 12.00 WIB
  • Minggu : LIBUR

 

METODE PEMBAYARAN :

CASH atau TRANSFER ke Rekening kami di :

1.BCA SYARIAH (kode Bank :536) no rek.0180007158 a.n Dede Sulaeman

2.BNI SYARIAH (kode Bank: 009) no rek.0290174575 a.n Dede Sulaeman

3.BANK SYARIAH MANDIRI (kode Bank : 451) no rek.7033082497 a.n Dede Sulaeman

II.3 Memahami Harga Beli dari Perusahaan

II.3 Memahami Harga Beli dari Perusahaan

Home > Membuka Toko > Bab 2 > Memahami Harga Beli dari Perusahaan

harga jual dan beli

Sebelum Anda berhubungan langsung dengan suatu perusahaan, Anda harus mengetahui bagaimana perusahaan menjual barangnya dengan harga beli tertentu. Seorang customer saya selalu mengeluh jika membeli pada perusahaan karena lebih mahal bila dibanding dengan membeli dari toko grosir atau toko agen. Begitu pula dengan customer saya yang lain selalu menolak kehadiran salesman yang berkunjung ke tokonya, dengan alasan barang-barang yang dijual oleh salesman perusahaan lebih mahal. Mengapa harga dari perusahaan selalu lebih mahal dibanding harga dari toko agen atau toko grosir?

Perusahaan dalam menentukan harga jual selalu dihubungkan dengan berapa banyak barang yang akan dibeli oleh seorang langganan. Biasanya perusahaan aka menetapkan suatu kategori diskon sesuai dengan pembelian yang dilakukan oleh customer untuk pembelian 10 karton barang akan berbeda bila dengan pembelian 1 kartonbarang saja. Sehingga terdapat perbedaan yang mencolok antara membeli dari perusahaan dengan di toko grosir atau toko agen. Toko grosir dan toko agen akan menjual lebih murah beberapa persen daripada perusahaan, Misalnya untuk pembelian sua” barang A lokarton akan memperoleh diskon 10 persen. sedangkan bila membeli 1 karton hanya mendapat diskon 2 persen Jika Anda seorang pemilik toko pengecer membeli 1 karton pada perusahaan hanya akan mendapat potongan harga2 persen. Bisa jadi Anda akan memperoleh potongan 5 persen untuk membeli barang dalam jumlah yang sama di toko grosir atau toko agen Toko agen dan toko grosir telah mendapat keuntungan 5 persen karena barang yang dibelinya dari perusahaan selalu melampaui jumlah 10 karton dan mendapat diskon 10 persen.

Bagaimana caranya bila Anda menginginkan harga yang sama dari perusahaan dengan jumlah pembelian hanya 1 karton tapi mendapat potongan 10 persen? Seorang customer saya selalu menyiasati masalah ini dengan cara membeli secara berkelompok. Caranya, hubungi saudara Anda yang juga memiliki usaha yang sama, serta rekan-rekan bisnis Anda. Belilah barang dari perusahaan dengan jumlah yang sesuai untuk mendapatkan potongan 10 persen dan kemudian membaginya. Cara seperti ini akan efektif. Tapi apabila Anda tidak memiliki kelompok, terpaksalah Anda akan mendapat potongan 2 persen untuk pembelian yang berjumlah 2 karton. Mengapa perusahaan tidak menyamakan potongan untuk setiap pembelian suatu barang?

Ada berbagai alasan mengapa suatu perusahaan tidak menyamakan soalpotongan harga untuk setiap pembelian. Alasan yang pertama, untuk pembelian yang dilakukan secara eceran melalui salesman, perusahaan menanggung biaya operasional yang tidak sedikit. Sehingga penjualan yang dilakukan oleh seorangsalesman terutama yang menjual secara eceran akan lebih mahaljika disbanding dengan penjualan yang dilakukan pada toko grosir atau toko agen. Kedua, adanya selisih harga tersebut dimaksudkan agar kerja perusahaan untuk mendistribusikan barang tidak terlalu mendetail, sehingga potongan harga yang diberikan pada toko grosir akan lebih besar dibanding dengan toko eceran. Dengan demikian, toko agen dan toko grosir bisa menjual barang ke toko eceran lebih murah. Ketiga, perbedaan harga tersebut untuk kepentingan strategi perusahaan dalam menaikkan penjualan. Bukankah perusahaan memiliki target tertentu untuk setiap tahunnya? Hanya dengan cara ini perusahaan dapat menaikkan omzet penjualan, karena toko dipacu untuk membeli lebih banyak agar mendapatkan diskon tertentu.

II.2 Keuntungan bagi Perusahaan

II.2 Keuntungan bagi Perusahaan

 

Home > Membuka Toko > Bab 2 > Keuntungan bagi Perusahaan

keuntungan Usaha

Salah satu kegiatan penting yang dilakukan oleh perusahaan selain memproduksi barang, menetapkan harga, mempromosikan produk adalah kegiatan mendistribusikan barang seluas-luasnya, sehingga konsumen dapat dengan cepat dan mudah untuk mendapatkan

40 Membuka Toko AlematifUsaha Mandin

barang-barang yang diinginkan. Media yang menjadi bagian penting bagi perusahaan adalah toko. Toko menjadi tumpuan untuk memperkenalkan secara langsung kepada konsumen setelah produk diiklankan. Produk yang diiklankan baik di media cetak (seperti di surat kabar) maupun di media elektronik seperti di radio dan telivisi), tidak akan disalurkan dengan baik kepada konsumen jika toko-toko yang ada tidak menyediakan barang barang tersebut. Toko merupakan bagian mata rantai dari saluran distribusi yang lazim dilakukan oleh perusahaan. Matarantai itu bisa digambarkan sebagai berikut:

“Perusahaan -> Agen tunggal-> Toko grosir-Toko eceran-> Konsumen”

Perusahaan merupakan bagian yang mendahului mata rantai saluran distribusi. Perusahaan memproduksi produk-produk yang akan di pasarkan kepada konsumen. Agen tunggal adalah bagian kedua dari saluran istribusi yang bertugas menyalurkan produk-produk yang berasal dari perusahaan. Posisi agen tunggal adalah sebagai penyalur yang khusus untuk menyalurkan dari satu merek yang dimiliki oleh suatu perusahaan. Produk-produk yang berasal dari perusahaan akan didistribusikan ke toko-toko grosir. Sedangkan toko grosir akan menyalurkan produk-produk dari agen tunggal ketoko retailer. Posisi grosir tidak seperti posisi agen tunggal yang harus menyalurkan khusus satu merek dari perusahaan. Toko grosir akan menyalurkan aneka produk yang berasal dari berbagai macam perusahaan dan cara kerjanya tidak diatur seperti agen tunggal. Agen tunggal akan mematuhi peraturan yang diberikan oleh perusahaan. Toko grosir akan mengatur sendiri produk-produk mana yang akan disalurkan secara khusus, toko grosir biasanya cenderung menyalurkan produk-produk yang laku. Karena keadaan seperti ini, yaitu toko grosir tidak akan mematuhi, atau terikat pada aturan main yang berasal dari perusahaan atau “bertindak secara bebas” terhadap produk yang akan dijualnya. maka perusahaan akan melakukan pemotongan terhadap mata rantai saluran distribusi. Mata rantai terakhir sebelum sampai ke konsumen adalah toko retailer atau yang sering disebut toko eceran. Toko eceran ini merupakan bagian akhir dari mata rantai yang secara langsung  melayani konsumen. Tapi pada perkembangan terakhir, fungsi toko grosir sebagai penyalur ke toko eceran ternyata juga menjual secara eceran. Sehingga toko grosir saat ini berperan ganda, yakni selain menjual secara partai juga menjual secara eceran. Sedangkan toko retailer khusus hanya menjual secara eceran.

Secara khusus memang ada perusahaan wang melakukan pemotongan saluran istribusinya. Perusahaan melakukan distribusi dengan cara bypass yaitu melalui agen tunggal, juga langsung melayani toko grosir dan toko eceran. Cara ini dilakukan oleh perusahaan karena jaringan distribusi yang lazim dirasakan amat lambat jika bersamaan dengan adanya program promosi di televisi. radio, atau koran. Perusahaan lebih suka membangun sales force yang besar guna melakukan distribusi secepat mungkin. Perusahaan akan merekrut salesman-salesman yang akan melayani toko-toko grosir maupun eceran.

Ada pula beberapa perusahaan yang melakukan kombinasi selain mengangkat distributor yang berfungsi sebagai agen tunggal. perusahaan juga membangun organisasi pemasaran dengan menggunakan salesman. Parasalesman tersebut juga akan melayani toko grosir dan toko retailer. Mengapa perusahaan lebih menyukai menggunakan cara seperti ini? Perusahaan telah melihat adanya pertumbuhan toko yang amat tinggi dari tahun ke tahun. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa salesman perhari harus mengunjungi 30 toko, artinyajika dalam satu bulan salesman bekerja selama 25 hari maka 1 bulan persalesman telah mengunjungi 750 toko. Berapa banyak yang harus dikunjungi jika perusahaan memiliki sepuluh orang salesman dalam satu wilayah tertentu? Di sini Anda bisa membuat suatu kesimpulan bahwa perusahaan akan menggantungkan perkembangan produknya pada pemilik-pemilik toko. Tentunya pertumbuhan toko yang tinggi akan menguntungkan perusahaan sebagai sarana untuk melakukan distribusi.

Perusahaan sangat memiliki kepentingan pada toko-toko yang ada. Tanpa adanya toko sebagai media perantara, biaya operasional yang dikeluarkan oleh perusahaan akan sangat besar. Misalnya, pada saat iklan ditayangkan di televisi, produk yang dipasarkan ternyata tidak tersedia di toko. Pada saat produk mulai memasuki toko-toko, iklan yang ditayangkan telah habis masa kontraknya, dan konsumen telah melupakan produk yang telah diiklankan tersebut. Perusahaan kehilangan peluang produknya terbeli pada masa-masa iklan ditayangkan. Oleh karena itu, toko sangatlah penting bagi perusahaan. Sebelum iklan ditayangkan, produk disediakan di toko-toko terlebih dahulu. Dan pada saat iklan ditayangkan, toko telah siap dengan produk yang ditawarkan melalui iklan tersebut. Toko merupakan media perantara yang potensial sebagai penyalur produk. Berdirinya banyak toko ternyata bermanfaat bagi pin yaitu:

  1. Jika perusahaan me-launching produk baru, maka produk yang dihasilkan segera menyebar ke seluruh penjuru tempat di mana toko berada, sehingga konsumen dengan mudah dan cepat mendapatkannya.
  2. Apabila perusahaan mengiklankan produknya, maka konsumen dengan mudah dan cepat akan mendapatkan produk-produk tersebut. Perusahaan tidak akan takut kehilangan peluang untuk meraih konsumen sebanyak-banyaknya. Kehilangan peluang untuk mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya adalah kerugian yang cukup besar karena biaya iklan di televisi nilainya bisa bermiliarmiliar rupiah.
  3. Mengurangi risiko secara finansial dan risiko kesempatan untuk mendistribusikan secara luas. Mengurangi risiko secara finansial adalah jika perusahaan dalam kegiatan mendistribusikan barang tidak menyentuh toko-toko secara langsung dan sebatasagentunggalsaja. Suatu saat 1. agen tunggal bangkrut, perusahaan akan menanggung risiko keuangan dan kehilangan kesempatan untuk mendistribusikan produk-produknya. Ada beberapa perusahaan yang mengantisipasi keadaan seperti ini, yaitu selain mengangkat agen tunggal yang bertugas mendistribusikan produk-produk perusahaan, juga berhubungan langsung dengan toko-toko. Di dalam pelaksanaannya agar tidak tumpang tindih antara perusahaan dengan agen tunggal, perusahaan biasanya membagi wilayah kerja. Perusahaan dapat mengelola toko-toko kelas tinggi seperti hipermarket supermarketdan minimarket. Sementara itu, agen tunggal mengelola toko-toko yang berlokasi di pasar tradisional. tepi jalan raya, dan toko-toko di wilayah perkampungan. Atau peran itu dibalik. agen tunggal mendistribusikan produk-produk perusahaan ke toko-toko berkelas dan perusahaan akan mendistribusikan barang ke pasar tradisional. jalan-jalan raya, dan wilayah perkampungan. Memperbaiki kesempatan mendistribusi. kan produk secara luas akan mengurangi risiko tidak tersedianya produk-produk perusahaan di toko. Risiko ini meskipun tidak tampak secara riil tapi dapat merugikan perusahaan secara tidak langsung Tidak tersedianya barang di toko berarti hilanglah kesempatan transaksi jual-beli. Konsumen akan segera membeli produk pengganti yang sejenis dengan produk yangberasal dari perusahaan lain. Pendistribusian yang tersendat dalam jangk awaktu yang panjang dapat membuat konsumen beralih pada produk penggantiyang telah dipakainya. Dengan demikian, perusahaan telah kehilangan peluang mendistribusikan barangnya karena hanya tergantung pada satu agen tunggal.

Perusahaan memiliki kepentingan dalam mendistribusikan produk-produknya serta tergantung pada banyaknya toko. Semakin banyak toko yang menjadi customer perusahaan, semakin sedikit risiko perusahaan kehilangan kesempatan untuk meraih konsumen. Perusahaan akan memiliki keuntungan karena :

  1. Perusahaan dapat melakukan penelitian perihal selera konsumen, baik mengenai kemasan, rasa, ukuran, maupun warna produk melalui berbagai toko yang ada.
  2. Perusahaan dapat melaksanakan berbagai program pemasaran seperti program pajangan produk, penukaran hadiah, dan undian yang dibantu oleh pemilik toko.
  3. Perusahaan dapat menetapkan cara kerja salesman secara periodik mengenai diskon harga, pembagian sample, bonus, atau kebijaksanaan pemberian kredit pada toko. Usaha toko jelas menjadi menarik jika memiliki manfaat dan keuntungan seperti pada poin-poin tersebut, karena perusahaan dan toko memiliki hubungan timbal balik. Perusahaan menyediakan produk-produk untuk dipasarkan dan toko menyalurkan produk-produk itu dengan cepat kepada konsumen, yang tentunya dengan mengambil untung dari selisih harga beli dan harga jual.
II.1 Keuntungan Membuka Toko

II.1 Keuntungan Membuka Toko

 

Home > Membuka Toko > Bab 2 >  Keuntungan Membuka Toko

keuntungan

Jika dihubungkan dengan kepentingan perusahaan dalam memasarkan produk-produknya, membuka toko banyak memiliki keuntungan.

Pertama, perusahaan akan memberikan kredit kepada toko-toko tertentu yang dianggap layak dalam memasarkan produk-produknya. TOP (time of payment) yang diberikan akan bervariasi dan biasanya untuk produk-produk sejenis atau komplementer rata-rata berlaku sama Misalnya, sabun merek B-29 akan sama daga pembayaran sabun So-Klin, Korek api merek Pelangi akan sama dengan korek api cap Pikul rokok Gudang Garam akan sama dengan aka: merek Sampoerna, dan sebagainya. Kredit atau bon umumnya diberikan oleh perusahaan-perusahaan yang produk-produknya tidak cepat laku atau slow moving. Sedangkan produk-produk yang cepat laku atau fast moving akan ditetapkan pembayaran secara tunai atau COD atau (cash on delivery). Dan untuk

produk-produk yang baru diperkenalkan pada konsumen biasanya didistribusikan ke tokotoko secara konsinyasi atau titipan. Cara-cara perusahaan memberikan TOP ini dapat dikelola dengan baik oleh pemilik toko agar usaha yang di jalankan dapat berjalan dengan lancar dan memperoleh keuntungan yang maksimal. Pengelola toko dapat mengatur keuangan, yaitu dengan mengutamakan penyediaan uang tunai untuk membeli produk-produk yang laku, dan menggantungkan pembayaran secara kredit untuk produk-produk yang kurang laku.

Oleh sebab itu, pengelola toko harus dapat menggolongkan produk-produk itu menjadi:

  1. produk-produk mana yang cepat laku dengan pembayaran tunai: \
  2. produk-produk mana yang hanya sedang-sedang saja dengan pembayaran secara kredit atau tunai.
  3. Produk-produk mana yang tidak laku atau jarang laku dengan pembayaran secara kredit atau konsinyasi.

Kedua, karena adanya hubungan dengan perusahaan melalui salesman-nya, maka pemilik toko dapat menyediakan aneka produk.

Sehingga, “menolak” kunjungan salesman ke toko Anda tidak dianjurkan, karena penolakan terhadap salesman berarti Anda telah kehilangan peluang untuk mendapatkan aneka barang, serta mendapatkan kesempatan untuk memperoleh kredit dari perusahaan. Adanya salesman yang datang, berarti toko yang Anda kelola memiliki daya tarik. Salesman biasanya mempertimbangkan apakah toko Anda layak untuk dikunjungi dan mendapatkan kredit dari perusahaan atau tidak, sehingga hubungan baik yang dilakukan secara person to person dapat meningkatkan citra toko milik Anda, baik dilihat dari segi pelayanan, pembayaran, dan hubungan pemilik toko dengan konsumen. Hubungan yang selaras antara salesman perusahaan dengan pemilik toko akan menjadi informasi yang baik bagi para salesman yang lain. Toko yang mempunyai citra yang baik akan didatangi oleh parasalesman, seperti gula tercecer yang akan segera didatangi oleh semut.

Ketiga, perusahaan memiliki berbagai program yang strategis dalam satu tahun. Program itu akan berubah-ubah sesuai dengan situasi dan kondisi pasar. Tujuan dari program yaitu untuk mengantisipasi turunnya omzet penjualan atau sebaliknya untuk memacu target tahunan keseluruhan perusahaan. Perusahaan dalam melaksanakan programprogramnya tentu tidak sendirian Tokolah yang akan menjadipartnersetia. Program yang dilaksanakan dan telah terbukti adalah pajangan aneka produk yang oleh perusahaan disebut dengan display contest. Pada program ini toko akan mendapatkan sejumlah pembayaran tertentu yang berkisar antara Rp 25.000.00 sampai dengan Rp 250.000.00 dan masing-masing perusahaan akan bervariai Jangka waktu pajangan produk pada setiap perusahaan juga berbeda. Selain mendapatkan sejumlah uang sebagai imbalan dari perusahaan, kadangkala akan mengundi display-display yang diikuti oleh pemilik toko untuk mendapatkan hadiah sebagai pemenang. Menurut pemilik toko.imbalan yang diberikan oleh perusahaan itu cukup lumayan untuk menambah income toko.

Keempat, jika toko berhubungan dengan perusahaan maka ia dapat memperoleh informasi mengenai produk dengan cepat. sebagian produk yang perlu dijelaskan sediki pada konsumen. Berhubungan langsung dengan perusahaan akan bermanfaat untuk mendapatkan informasi harga yang terbaru maupun produk terbaru yang baru saja diiklankan di televisi. Kelima, bila Anda sebagai pemilik toko dapat berhubungan langsung dengan Perusahaan baik melalui salesman atau wakil-wakilnya, Anda dengan mudah dapat menukarkan produk-produk yang telah habis masa berlakunya. barang rusak. barang yang salah kirim, maupun mengembalikan barang yang tidak laku sama sekali. Sebelum melakukan transaksi. sebaiknya Anda melakukan perjanjian untuk melaksanakan hal-hal seperti diatas tidak semua produk bisa ditukar, karena masing-masing perusahaan akan memberi peraturan yang berlainan. Dengan cara bernegosiasi Anda akan mendapat segala keuntungan atas fasilitas-fasilitas diatas. untuk produk-produk yang laku dengan cepat -sanya perusahaan jarang memberikan -ilitas untuk menukar barang yang rusak kecuali dengan perjanjian tertentu.

Keenam, pemilik toko akan mendapatkan -pe(contoh produk dari perusahaan untuk produk-produk baru yang sedang launching (baru pertama diluncurkan). Di akhir tahun Anda akan memperoleh kalender dari perusahaan, dan hadiah atau bonus jika toko Anda telah menjual melampaui target yang ditetapkan oleh perusahaan. Tidak semua perusahaan akan memberikan hadiah, tergantung besar kecilnya perusahaan dan keuntungan yang di dapatnya. Pada umumnya perusahaan yang memiliki omzet besar seperti rokok Gudang Garam akan memberikan bonus di akhir tahun untuk toko-toko yang dikategorikan beromzet banyak.

Uraian di atas memaparkan banyaknya keuntungan jika Anda membuka toko. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa semuanya itu bisa Anda peroleh bila perusahaan mau berhubungan dengan Anda melalui para salesman-nya.

II Hubungan antara Toko dan Perusahaan

II Hubungan antara Toko dan Perusahaan

 

Home > Membuka Toko > Bab 2 

Kerjasama

Perusahaan sebelum menetapkan ketentuan kuantitas toko atau customer yang harus dikunjungi tentunya telah mengadakan survei di lapangan seberapa banyak customer di suatu area, misalnya area Surabaya. Sehingga dapat menentukan per hari berapa banyak toko yang harus dikunjungi. Seperti yang diutarakan oleh para salesman yang pernah saya temui, rata-rata mereka harus mengunjungi 30 toko per hari. Artinya, jika mereka bekerja secara penuh dalam satu bulan yang rata-rata 25 hari, maka persatu salesman harus mengunjungi 750 toko per bulan. Jika dalam perusahaan terdapat sampai 10 orang salesman, perusahaan telah memiliki pelanggan sebanyak 7500 toko. Berarti, itu yang menjadi customer tetap yang masuk dalam daftar customer perusahaan. Toko-toko yang berada di luar daftar customer tetap biasanya oleh perusahaan dianggap sebagai idle outlet atau toko-toko yang sedang menganggur, dengan catatan tidak memperoleh pasokan produk-produk yang dihasilkan suatu perusahaan, dan oleh perusahaan akan dijadikan sebagai calon-calon pelanggan produktif yang harus di-cover oleh salesman. Memperhatikan perhitungan di atas, toko yang ada di kota Surabaya, misalnya, ternyata cukup banyak. Toko yang jumlahnya banyak dan adanya harapan pemiliktoko untuk mendapatkan pasokan barang dari perusahaan, menjadi pesona bagi perusahaan maupun orang-orang yangingin membuka toko sebagai penghasilan utama. Pihak perusahaan menginginkan pertumbuhan toko yang pesat untuk penyebaran produk-produknya dan orang-orang yang terPHK, pensiunan, atau orang yang menjadikan toko sebagai penghasilan utama; mengharapkan perusahaan-perusahaan memberikan “kredit” melalui parasalesmannya. Perusahaan menginginkan produk-produknya dijual atau dipajang dengan merata di tiap penjuru tempat untuk mengimbangiiklan yang ditayangkan di televisi. Sebagai kompensasi, pemilik toko mengharapkan bantuan kepada perusahaan untuk segera mengirim barangnya jika produk itu telah menjadi produk yang laku di pasaran. Dari adanya kepentingan yang saling membutuhkan akhirnya timbul hubungan yang harmonis antara pihak perusahaan dan pemilik toko. Bentuk kerja sama itu bisa jadi melalui program-program yang dilaksanakan oleh perusahaan dan disambut dengan antusias, karena kompensasi yang diberikan oleh perusahaan cukup lumayan untuk pemasukan bagi toko.

Perusahaan saat ini telah mempraktekkan cara pendistribusian secara singkat dari perusahaan langsung ke toko grosir dan toko retail. Cara ini dilakukan untuk mengantisipasi banyaknya pesaing yang telah tidak menggunakan saluran distribusi yang layak, seperti dari perusahaan ke distributor, ke agen, ke toko grosir, dan toko retail. Tapi langsung memperpendek saluran distribusi dengan tujuan mempercepat tersedianya produk ditoko-toko paling bawah atau retailer, sehingga produk-produk perusahaan segera dibeli oleh konsumen. Perusahaan mengejar target penjualan dengan menggunakan iklan, sedangkan biaya iklan sangat besar. Bila produk tidak cepat sampai ke toko retail dan konsumen tidak mendapatkan setelah mengetahui dari iklan, berapa banyak kerugian yang harus ditanggung oleh perusahaan. Contoh jelas yang pernah saya temui, yaitu ketika peluncuran pertama Rexona Cofidence. istri saya mencari barang tersebut di toko. Tentunya ia tertarik setelah mengetahui iklan di televisi, tapi barang tersebut tidak pernah didapat sampai berminggu-minggu. Setelah saya tanyakan kepada bagian pemasaran ternyata produk itu baru diluncurkan di wilayah Jabotabek. Hebatnya iklan melalui televisi dapat ditonton pemirsa di seluruh tanah air. Berapa kerugian yang harus ditanggung oleh perusahaan karena kehilangan kesempatan untuk menjual produk tersebut di luar Jabotabek. Mempercepat pendistribusian disini amat penting dan toko sangat berperan untuk membantu memajang atau menyediakan produk-produk yang dimaksud. Keberadaan toko akhirnya menjadi penting bagi perusahaan. Dengan demikian, akan terjadi hubungan yang saling menguntungkan.

  1. Keuntungan Membuka Toko

  2. Keuntungan bagi Perusahaan

  3. Memahami Harga Beli dari Perusahaan