VIII.2 MENYIMPAN ARSIF TAGIHAN

Home > Membuka Toko > Bab 8 > Menyimpan Arsip Tagihan

 

billing tagihan kartu kredit

Menyimpan arsip tagihan yang berasal dari pemasok sangat penting. Arsip tersebut bisa pula dipakai untuk mengukur kemajuan toko Anda dalam sebulan atau setahun. Dari arsip tagihan itu bisa Anda ketahui berapa banyak barang yang telah Anda beli dari pemasok atau toko agen langganan Anda. Seorang customer saya seperti Pak Acong, selalu menyimpan arsip tagihan itu ke dalam map, atau tempat yang aman. Menurutnya arsip-arsip itu dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana toko mengalami suatu kemajuan karena dari arsip tagihan itu akan diketahui berapa besar omzet penjualan produk dalam sebulan maupun dalam setahun. Melalui arsip-arsip itu pula dapat diketahui berapa besar laba yang akan diperolehnya dalam hitungan bulan tahun. Bila dalam satu bulan Anda membeli dari perusahaan sejumlah barang dengan nilai 10 juta maka jika Anda mengambil keuntungan sebesar 10 persen maka laba toko Anda adalah sebesar 1 juta.

Manfaat lain menyimpan arsip tagihan adalah untuk mengurangi risiko kesalahan yang terjadi pada saat pembayaran. salesman juga tidak bisa datang pada jam tertentu bila hendak menagih. Pada saat pemilik toko sedang ramai pembeli, tentunya dia tidak dapat berkonsentrasi penuh pada persoalan pembayaran. Untuk menghindari risiko kesalahan dalam membayar tagihan itu, Anda dapat melakukan cek ulang terhadap nominal tagihan Anda, lebih-lebih pada tagihan yang ditulis tangan. Dalam perjalanan karier saya selama menjadi pemasar banyak sekali pen toko yang lalai untuk memeriksa ulang nila uang di faktur tagihan, terutama mengenai diskon yang diberikan dan tanggal jatuh temptagihan. Tagihan yang memiliki perincian yang harus “dipotong” dengan barang yang telah dikembalikan karena rusak, bila tidak Anda teliti ulang akan mengakibatkan kerugian pada Anda sebagai pemilik toko. Begitu pula diskon tambahan yang harus diterima. Anda harus teliti karena ada sejumlah “diskon” tambahan akan hangus bila melewati jatuh tempo dari tagihan yang telah ditentukan. Membayar tagihan sebelum jatuh tempo yang telah ditentukan oleh Perusahaan juga akan merugikan Anda sebagai pemilik toko. Uang yang mestinya digunakan untuk membeli barang lain, Anda gunakan untuk membayar tagihan yang belum jatuh tempo. Arsip-arsip yang Anda simpan itu dapat diteliti ulang dan bilaterjadi hal-hal seperti di atas Anda dapat meminta kompensasi pada perusahaan untuk mengundur pembayaran faktur tagihan atau menghitung ulang tagihan yang seharusnya dipotong karena ada return barang dan diskon yang belum diperhitungkan.

Arsip tagihan juga bisa digunakan sebagai Pedoman untuk membayar bila nota tagihan yang asli hilang. Hilangnya faktur yang asli itu bisa teriadi karena dijambret. hilang pada saat mengiriman, atau hilang karena sebab lain. Menyimpan arsip tagihan berarti Anda telah melakukan penyelamatan terhadap cash flow Anda agar tidak terjadi kebocoran. Bila Anda ceroboh dalam menyimpan arsip tersebut maka perolehan laba Anda tiap tahun akan berkurang, bisa jadi minus.

Arsip tagihan itu juga penting untuk mengingat apakah suatu tagihan telah dibayar atau belum. Jika arsip kopi Anda belum terlampiri yang “asli” berarti Anda belum membayar tagihan itu. Manusia mudah sekali lupa apalagi bila mengenai persoalan tagihan. Bila Anda lupa tentunya akan merasa kecewa ketika ternyata tagihan itu muncul dan memang belum Anda lunasi.

Suatu hari saya menagih pada seorang customer, dia sangat terkejut ketika saya menyodorkan lembar tagihan itu. Menurut pengakuannya tagihan itu telah dibayarnya lunas, padahal faktur asli masih ada pada perusahan dan sekarang saya bawa untuk menagihnya. Saya mengkonfirmasikan apakah tagihan itu telah lunas atau belum di bagian administrasi perusahaan.Ternyata-tagihan itu memang betul belum dilunasinya, tapi setelah saya beritahukan kembali pada customer saya , dia ngotot bahwa tagihan itu telah dilunasi. Setelah diusut-usutternyata customer tersebut memang belum melunasinya. Menurutnya “lupa”. Lupa sangat berbahaya bagi hubungan antara pemasok dan pemilik toko yang akan menimbulkan perpecahan. Oleh sebab itu. gunakanlah arsip sebagai pedoman untuk membayar tagihan dan memudahkan pekerjaan Anda.

VIII.1 TIDAK LUPA DENGAN PEMBUKUAN

VIII.1 TIDAK LUPA DENGAN PEMBUKUAN

Home > Membuka Toko > Bab 8 > Tidak Lupa Dengan Pembukuan

 

PEMBUKUAN

Meskipun membuka toko tidak harus menggunakan pembukuan seperti pada perusahaan besar, tapi banyak pemilik toko melupakan hal ini. Toko dikelola dengan cara yang sederhana. Banyaknya uang masuk dan keluar iidak pernah dicatat. Saya menanyakan kepada beberapa customer, mengapa mereka tidak melakukan hal itu. Alasan yang “umum dikemukakan adalah malas. repot, dan tidak Punya waktu. Lalu, bagaimana cara mengukur kemajuan suatu toko bila tanpa melakukan suatu pembukuan?

Seorang customer saya bernama Masjone membuat pembukuan dengan cara sederhana dan menurut saya bisa dijadikan contoh bila Anda tidak mau repot serta malas membuat Pembukuan. Dia mencatat semua kegiatan “sebanya dengan cara membuat catatan “keuntungan” setiap kali membeli. yang dikumpulkan seminggu, sebulan, dan setahun. Dia menghitung selisih harga beli dengan harga jual sebagai keuntungan yang harus dikumpulkan. Sehingga dari sinilah kemudian Mas Jonet bisa mengetahui perkembangan keuntungan per tahunnya. Dari laporan itu diketahui apakah tokonya mengalami kemajuan atau tidak. Bila ternyata dalam setahun diketahui untung yang diperoleh cukup, maka Mas Jonet merencanakan suatu investasi yang nilainya tidak melebihi keuntungan dalam setahun. Misalnya. membuka wartel, membeli rumah untuk disewakan, atau membangunrumah untuk kos. Jadi, dengan menghitung laba yang diperoleh. Anda dapat mengukur kemampuan hasil usaha Anda.

Berbeda dengan yang dilakukan Pak Acong. Setiap kali ada pemasukan dan pengeluaran selalu dicatatnya hari itu juga. Misalnya, barang yang dijual hari ini jumlahnya sekian dan pengeluaran yang dilakukan seperti membayar tagihan, membayar listrik, membayar air, dan membayar telepon dicatatnya hari itu juga. Dengan mencatat aliran dana yang masuk dan keluar, Anda sebagai pemilik toko dapat mengevaluasi besarnya pemasukan yang ada dengan pengeluaran Anda. Bila terjadi _ misalmva And ba. begitu banyak tagihan, periksalah apakah barang yang ada di toko Anda nampak menumpuk atau sebaliknya. Terkadang ada yang memantau kemajuan tokonya hanya dengan memeriksa ada atau tidaknya tagihan pada perusahaan. Jika tidak ada kewajiban sama sekali dan barang yang ada di toko kelihatan menumpuk memenuhi toko Anda, bisa dipastikan toko Anda mengalami suatu peningkatan. Sebaliknya, bila Anda memiliki banyak kewajiban membayar tagihan kepada perusahaan dan ternyata di toko Anda barang dagangan tidak nampak banyak, Anda bisa mengevaluasi ulang stok Anda. Ini suatu peringatan bagi Anda, bisa jadi Anda mengalami kemunduran dalam berusaha. Karenanya, takjarangpemiliktokoyang kurang memperhatikan masalah ini, tidak lama tokonya harus ditutup karena bangkrut.

VIII  BELAJAR DARI SUKSES ETNIS TIONGHOA (ll)

VIII BELAJAR DARI SUKSES ETNIS TIONGHOA (ll)

Home > Membuka Toko > Bab 8 >

 

etnis.gif

VIII  BELAJAR DARI SUKSES ETNIS TIONGHOA (ll)

Uraian pada bagian berikut ini sebagian besar mengupas secara administrasi kegiatan toko dengan perusahaan. Menurut saya sangatlah menarik mengemukakannya, karena mengelola toko juga membutuhkan informasi-informasi ini. Toko yang tidak bagus administrasinya akan segera terpuruk akibat kerugian-kerugian yang berpangkal pada kelalaian. Misalnya, seorang pemilik toko yang tidak mau memeriksa ulang pembayaran tagihan, bisa saja ia akan salah melihat angka yang tertera di lembar kertas tagihan. Persoalan-persoalan sepele seperti mengembalikan barang tanpa menggunakan tanda terima akan merugikan pemilik toko. Setiap manusia akan memiliki keterbatasan. apalagi dengan mengingat-ingat. Banyak sekali customer saya yang berdebat kusir masalah tagihan, yang menurut pengakuan telah membayar, ternyata memang belum dibayar. Mengarsipkan sebuah tagihan sangat penting untuk mengantisipasi apabila seseorang itu lupa. Karena seringnya kejadian seperti ini. uraian tentang kiat sukses mengelola toko belajar dari etnis Tionghoa, saya lengkapi dengan segala sesuatu yang menyangkut kegiatan administrasi toko maupun perusahaan. Persoalan sepele seperti pengembalian barang tanpa tanda terima, jadi tidak akan ditukar oleh perusahaan bila Anda tidak menyimpan arsipnya.

  1. Tidak Lupa dengan Pembukuan

  2. Menyiapkan Arsip Tagihan

  3. Menyimpan Alamat dan Nomor Telepon Perusahaan

  4. Menyimpan Daftar Harga

  5. Memperhatikan Barang Retur dan Mengarsipkan

  6. Tidak Menjual Setelah Toko Tutup

  7. Membina Hubungan dengan Perusahaan

  8. Memanfaatkan Buku Cek dan Giro Bilyet

  9. Meminta Kekurangan walau Sesen

  10. Menyediakan Uang Tunai

  11. Tidak Membayar jika Barang Belum Habis

  12. Mempersiapkan Generasi Penerus

VII.12 PANDAI MEMANFAATKAN  SUMBER DANA

VII.12 PANDAI MEMANFAATKAN SUMBER DANA

Home > Membuka Toko > Bab 7 > Pandai Memanfaatkan Sumber Dana

 

 

SUMBERDANA

Anda yang memiliki usaha dengan membuka toko harus pandai dalam memanfaatkan sumber dana. Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa sumber dana bisa Anda peroleh , dari perusahaan sebagai pemasok, dari toko-toko agen maupun grosir, dari tabungan pribadi Anda atau dari arisan yang diadakan oleh kelompok Anda seperti arisan piow. Untuk mengelola sumber dana tersebut dibutuhkan ketelitian yang amat sangat. Jika tidak, Anda akan terjerat dalam hutang yang tidak berkesudahan atau sumber dana yang Anda peroleh menjadi bumerang. Bila Anda memperoleh sumber dana yang berasal dari bank maka Anda harus memperhatikan betul sumberdana itu, dengan cara mengatur aliran dana masuk dan keluar. Anda harus memperhatikan kewajiban bulanan seperti membayar cicilan dan bunga dari pinjaman itu. Kelalaian yang Anda buat dengan kewajiban yang harus Anda laksanakan, justru akan memperparah keuangan toko Anda. Karena pinjaman di bank bila terlambat akan dikenakan denda yang lumayan banyak, apalagi bila Anda menunggak. Sebaiknya Anda hitung betul andai kata Anda meminjam dari suatu bank. Sumber dana lain berasal dari suatu perusahaan.

Sumber dana yang berasal dari perusahaan akan Anda peroleh setelah toko beroperasi. Bila toko Anda telah cukup lama beroperasi, sumber dana dari perusahaan sangat mudah didapat walau nilainya tidak besar tetapi lumayan untuk memperbesar toko Anda. Risiko yang Anda hadapi bila Andalalâi: dengan kewajiban yang harus dibayar adalah. tidak dikirimkannya barang pesanan Anda, – serta tidak dikujunginya toko Anda atau supplier memutuskan sama sekali hubungan dengan Anda sebagai pemilik toko. Memang ada beberapa perusahaan yang akan memberi keringanan pembayaran, misalnya dengan Cara. mencicil tagihan. Tapi, ada beberapa perusahaan yang mengharuskan membayar tagihan tepat pada saat jatuh tempo. Membayar tepat jatuh waktu itu biasanya diberlakukan untuk barang-barang yang mudah laku. Anda sebagai pengelola toko harus pandai-pandai memanfaatkan saat-saat seperti ini.

Pak Acong biasanya membeli barang dalam jumlah banyak untuk barang yang diperolehnya dengan cara kredit, dan membeli sedikit untuk barang yang laku tersebut serta sisanya dipakai mencari barang murah dari toko agen atau toko grosir. Bila mendapatkan barang murah, dia akan membelinya dalam jumlah banyak dan membayarnya dengan tunai. Barang-barang yang kurang laku yang diperoleh secarakredit dari perusahaan andai kata benar-benar tidak laku akan dibarter atau dijual dengan harga pokok untuk mendapatkan uang tunai. Dan uang tunai tersebut digunakan untuk membeli barang-barang cepat laku atau barang-barang murah yang biasanya disebut dengan barang gangdo.

Pada saat toko masih kecil, pihak bank mungkin sulit untuk memberikan kredit. Sumber dana bisa digali dari tabungan pribadi. Dengan menggunakan cara seperti yang dilakukan Pak Acong, yaitu memintakredit dari perusahaan dan menjualnya dengan harga pokok atau barter. Setelah mendapat uang tunai ditambah dengan uang tabungan Anda, kemudian carilah barang-barang murah sebanyak mungkin dan menjualnya dengan harga normal. Uang tabungan dan keuntungan yang diperoleh ditambahkan lagi untuk mencari barang murah, begitu seterusnya sehingga Anda bisa memperbesar modal yang Anda miliki.Dengan demikian uang tabungan Anda bisa membantu memperbesar modal.

Beberapa tahun yang lalu masih segar di ingatan kita, bahwa kurs mata uang rupiah terhadap dolar Amerika menembus kisaran antara Rp 10.000,00 sampai dengan Rp 20.000,00. Pergeseran mata uang tersebut juga mempengaruhi bunga bank di negeri kita hingga melampaui batas kewajaran. Keadaan ini membuat pengusaha-pengusaha “kelimpungan” karena tidak tahan lagi dengan bunga bank yang begitu tinggi. Pak Acong menyiasati keadaan ini dengan cara mengadakan arisan piow. Arisan ini dilakukan dengan cara lelang siapa yang membutuhkan uang pada saat diundi dan memberikan diskon yang terbanyak akan mendapatkan uang arisan itu terlebih dahulu. Biasanya diskon yang diberikan tidak akan melebihi bunga bank yang berlaku pada saat itu. Sehingga memberikan manfaat bagi pemilik toko untuk mengikutinya karenarisiko yang ditanggung pun tidaklah sebesar bila harus menggali sumber dana dari bank

VII.11 MENCARI BARANG MURAH

VII.11 MENCARI BARANG MURAH

Home > Membuka Toko > Bab 7 > Mencari Barang Murah

 

barang murah

Berkembangnya toko yang Anda kelola tergantung pula pada kepandaian Anda dalam mencari barang murah. Bila mendapat barang murah, Anda juga bisa menjualnya dengan murah sehingga Anda mendapatkan keunggulan dalam bersaing. Sedangkan untuk mendapatkan barang murah Anda membutuhkan kegigihan, kesabaran, dan tentu saja uang tunai yang memadai. Kegigihan untuk mendapatkan barang murah sangat penting karena Anda akan membutuhkan waktu dan keinginan terus menerus untuk mencarinya. Kalau Anda tidak memiliki waktu dan keinginan untuk mencarinya, maka barang yang Anda inginkan tidak akan pernah Anda dapatkan. Pak Acong menutup tokonya di siang hari. Di saat tutup tersebut dia menyempatkan dirinya datang ke tempat-tempat di mana barang-barang murah itu bisa diperoleh. Sehari, dua hari, dan seterusnya dia tak bosan-bosan bertanya dan mencarinya. Barang-barang murah yang dicarinya tidak dibatasi pada barang-barang yang cepat laku dijual atau hanya sebagai pelengkap yang menurutnya dapat dijual kembali.

Kesabaran Anda juga diperlukan bila ingin mendapatkan barang-barang murah tersebut. Misalnya, hari ini Anda mendapatkannya, tapi besok belum tentu Anda memperolehnya, atau beberapa minggu Anda tidak memperolehnya. Anda harus sabar dan terus-menerus harus bertanya pada orang-orang yang berasal dari perusahaan, seperti salesman atau pemilik toko grosir atau agen yang menjadi tumpuan harapan Anda. Untuk memperolehnya, Anda bisa mendatangi tempat-tempat yang Anda anggap disitulah biasanya Anda mendapatkan barang murah, seperti di MAKRO, INDOGROSIR, atau tempat-tempat lain. Jika di Surabaya, seperti di wilayah Kembang Jepun dan sekitarnya, sebagaimana telah saya sebutkan dalam bab sebelumnya.

Uang tunai yang memadai juga dapat membantu memudahkan Anda untuk mendapatkan barang murah tersebut. Biasanya barang murahakan cepat habis, jika Anda tidak segera membelinya. Di sinilah Anda baru merasakan peran uang tunai dalam memperoleh barang-barang itu. Jika kebetulan barang murah itu adalah produk fast moving. Anda harus segera membelinya. Jika tidak, Anda akan kehilangan kesempatan untuk memilikinya. Janganlah takut bila Anda telah membeli barang murah dalam jumlah banyak. Barang murah tersebut akan menjadi stok berharga sehingga Anda akan memperoleh manfaat berupa keuntungan yang lumayan jika Anda menjualnya. Bila ada potongan harga khusus pada suatu barang dengan pembelian dalam skala besar, Pak Acong segera memberitahukan rekan-rekannya untuk segera menyetujui pengambilan barang yang dimaksud. Demikianlah cara memperoleh barang murah yang dilakukan secara kelompok. Cara ini efektif efektif sekali di samping usaha yang Anda lakukan sendiri. Mendapatkan barang murah juga dapat dilakukan secara barter. Pak Acong memiliki cara seperti ini, dia akan membeli barang-barang cepat laku sebanyak-banyaknya dan kemudian menukarnya dengan barang yang kurang laku tapi mendapat harga yang murah. Lalu menukarnya lagi barang-barang yang murah dan kurang laku itu dengan barang yang laku di tempat lain di mana pemilik toko bisa menjual barang yangkuranglaku tersebut. Dari rentetan barter tersebut biasanya Pak Acong telah mendapatkan keuntungan sebelum menjualnya langsung kepada konsumen.

VII.9 TIDAK CEPAT PUAS

VII.9 TIDAK CEPAT PUAS

Home > Membuka Toko > Bab 7 > Tidak Cepat Puas

 

 

TIDAKCEPATPUASCepat puas adalah penyakit di bidang usaha apapun. Beberapa kali saya bekerja di suatu perusahaan di bidang pemasaran, agar perusahaan berkembang dengan pesat, tiap tahunnya selalu disusun target penjualan yang trend-nya selalu naik. Target yang diberikan tahun ini tentu lebih besar dari tahun lalu. Begitu pula dengan target tahun yang akan datang pasti lebih besar dari target tahun ini. Perusahaan tidak pernah membiarkan target tahunan itu selalu sama dan perolehan penjualan produk tidak dibiarkan mengalami stagnasi. Banyak sekali upaya yang dilakukan oleh perusahaan agar karyawan-karyawan bagian pemasaran bisa mencapai target yang terus-menerus meningkat. Untuk meningkatkan penjualan selain perusahaan melakukan promosi di media elektronik, media massa dan promosi dengan cara lain. karyawan bagian pemasaran akan dirangsang dengan insentif atau bonus yang menarik. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan omzet penjualan tiap tahunnya. Perusahaan tidak selalu merasa puas dengan perolehan dari tahun ke tahunnya dan salah satunya adalah selalu menaikkan target penjualan tiap tahun. Begitu pula bila mengelola toko sebaiknya menyusun program untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Program itu bisa Anda buat sederhana saja dan tidak terlalu tinggi-tinggi, misalnya tahun ini harus bisa membeli barang yang lebih banyak. Itu artinya toko harus banyak pembeli. Bagaimana supaya banyak pembeli yang datang ketoko Anda, tentu saja barang di toko Anda harus lengkap. Program Anda tahun ini berarti “memperlengkapi barang dagangan” supaya dapat menjual barang lebih banyak.

Tahun berikutnya program harus diubah, misalnya bila tahun lalu membeli barang ke toko agen dengan mengendarai sepeda kayuh, maka tahun depan harus memiliki sepeda motor supaya bisa membeli barang ke agen dengan cepat. Begitu seterusnya, yang artinya pengelolatokoharusselalu meningkatkan apa yang hendak dicapai dari hal-hal sederhana sampai ke impian-impiannya. Memiliki “impian”perlu sekali jika Anda terjun ke dunia usaha. Dan bila Anda tidak meruiliki impian, bisa dipastikan apa yang Anda programkan itu tidak akan pernah terwujud. Jika program Anda ingin membeli rumah segeralah Anda mencapainya, dan cara mencapain yaitu tentu saja bisa bertahap sesuai dengan keuntungan yang Anda peroleh dari usaha itu. Kalau tahun depan Anda yakin hanya akan dapat membeli sepeda motor, maka jangan dipaksakan untuk membeli rumah. Tapi tetaplah Anda membeli sepeda motor terlebih dahulu dan baru membeli rumah jika yakin bisa membeli rumah di tahun mendatang. Semua itu tergantung pada Anda sebagai pengelola toko, karena untuk mendapatkan barang-barang tersebut diperlukan suatu strategi dalam mengelola aliran dana masuk dan aliran dana keluar. Jika Anda memaksakan untuk membelinya meskipun keuntungan yang Anda Peroleh pertahun tidak memenuhi. maka cash flow yang ada di toko Anda akan terganggu. Bisa jadi usaha Anda mengalami “kekacauan” dan menuju kebangkrutan.

“Tidak cepat puas” di sini berarti Anda mengelola toko dengan penuh kreativitas, tidak berhenti dari usaha-usaha. misalnya mencari barang murah, menggali sumber dana yang ada, dan berhubungan langsung dengan supplier sebanyak-banyaknya Menggah sumber dana dari bank bukan berarti akan menjebloskan Anda pada beban untuk selalu membayar kewajiban, tapi uang yang Anda peroleh dari bank itu untuk menambah barang dagangan ditoko Anda, atau investasi ke sarana yang bisa menunjang toko Anda agar banyak dikunjungi oleh pembeli. Misalnya, dana yang Anda peroleh dari bank untuk membuka wartel atau warnet didepan toko Anda, itu juga menunjang sarana sebagai usaha untuk memperbanyak langganan. Toko yang ada wartel atau warnetnya akan mendapat perhatian konsumen karena sambil menggunakan sarana itu, bisa mampir untuk membeli barang di toko Anda atau sebaliknya sehabis belanja mampir ke tempat telepon.

Menurut Pak Acong “tidak puas” dengan yang ada, berarti Anda sebagai pengelola toko harus terus menerus meningkatkan omzet penjualan untuk membeli barang-barang. seperti sepeda motor, mobil, rumah, dan benda-benda lain sebagai penunjang kemajuan toko atau yang bisa dijual kemudian dengan nilai jual yang tinggi. Benda-benda yang dimaksud seperti tanah dan rumah bisa menjadi investasi yang menguntungkan. Barang-barang berharga itu setelah terkumpul kelak bisa dijual untuk mencapai usaha yang lebih besar, misalnya mendirikan pabrik atau persiapan pensiun jika tak ada yang melanjutkan usaha. Jadi, mengelola toko yang semula hanya sebagai penghasilan tambahan, dapat dikelola dengan serius, tentunya untuk mencapai peningkatan yang lebih besar. Anda tentunya tidak akan cukup puas dengan yang telah Anda usahakan saat ini.

Barangkali banyak orang yang akan mengatakan bahwa tindakan Anda adalah sebuah tindakan yang materialistis. Memiliki impian untuk mempunyai pabrik kelak bukanlah tindakan materialistis, jika tujuan usaha Anda kelak adalah menolong memberikan pekerjaan untuk orang banyak. Dan hubungannya “untuk tidak cepat puas” adalah erat sekali dengan segala upaya Anda untuk meraih impian-impian itu.